Yusi Lingua's Diary

Full Time Mommy | Freelance Writer | Blogger

facebook instagram linkedin
  • Home
  • Topik Bacaan
    • Parenting
    • Working Remote
    • Viral
    • Review Produk
    • Kuliner
    • Wisata
    • Kebudayaan
  • About
  • Contact
  • Portofolio

Bekerja dari rumah atau remote merupakan salah satu hal yang diinginkan banyak orang terutama ibu rumah tangga yang harus tetap di rumah karena harus menjaga anak.

Tetapi apakah bisa melakukan pekerjaan dengan baik ketika dilakukan bersamaan dengan menjaga anak usia balita di rumah? beberapa orang memilih untuk mengalihkan perhatian anak dengan memberi gadget.

Padahal pemberian gadget untuk anak termasuk hal yang dilarang karena mempunyai dampak buruk untuk anak dalam berbagai hal. Ada beberapa dampak buruk yang bisa diakibatkan pemberian gadget untuk anak:

  1. Speech delay atau kemampuan berbicara anak bisa terlambat
  2. Anak lebih mudah tantrum
  3. Tidak sehat untuk mata
  4. Anak susah fokus dan konsentrasi belajar
Masih banyak efek buruk dari pemberian gadget yang lainnya moms. Jika memang sudah terlanjur memberikan, coba kurangi dan harus dibatasi sesuai usia anak.

Ternyata bisa loh bekerja dari rumah tanpa memberikan gadget kepada si kecil. Namun butuh effort yang cukup dalam melakukan hal tersebut.

Cara Bekerja Dari Rumah Tanpa Memberikan Si Kecil Gadget

Jika mommy bekerja dari rumah dan ingin fokus menyelesaikan pekerjaan tanpa gangguan dari anak, jangan biasakan untuk langsung memberikan gadget ke si kecil karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu:

  1. Bekerja di jam tidur si kecil. Si kecil harus tidur siang, lumayan loh moms jika si kecil punya durasi tidur dua hingga empat jam. Selama si kecil tidur siang, mommy bisa menyelesaikan pekerjaan. Selain itu bekerja di malam hari juga bisa dilakukan pada saat si kecil sudah tidur. Tidurkan si kecil sebelum jam sembilan malam agar pekerjaan tidak selesai terlalu malam
  2. Jika terpaksa harus membuka pekerjaan di luar jam tidur anak, contohnya ada meeting mendadak atau revisi urgent dari pekerjaan maka berikan si kecil mainan baru atau cemilan yang belum pernah dia makan. Anak balita akan lebih fokus ke hal baru tersebut daripada mengganggu mommy yang harus segera membuka pekerjaan
  3. Minta bantuan ke suami atau orang tua untuk mengajak si kecil bermain selama mommy harus menyelesaikan pekerjaan.
Baca juga : Referensi Cemilan Homemade

Nah, cara di atas bisa diterapkan jika mommy bekerja dari rumah dan tidak ingin memeberikan gadget untuk anak. Tipe pekerjaan atau jenis pekerjaan yang diambil jangan terlalu banyak ya moms jika usia anak masih di bawah lima tahun dan belum sekolah.

Karena usia balita anak masih sangat nempel dengan ibunya dan belum cukup untuk mandiri, jadi pekerjaan remote yang dipilih jangan yang full time tapi yang part time atau yang ringan-ringan saja.

Semakin anak bertambah usia, contohnya memasuki usia sekolah TK atau SD, nah pada usia tersebut mommy bisa mengambil pekerjaan remote yang lebih banyak.

September 04, 2024 No komentar



Anak balita suka makan pedas adalah sebuah hal yang menjadi salah satu kemudahan untuk banyak orang tua. Terutama untuk sebuah keluarga yang mayoritas suka makan pedas hal tersebut akan mempermudah saat proses memasak karena tidak perlu dipisah antara hidangan untuk orang dewasa dan anak.

Seperti yang kita tahu, kebanyakan anak kecil atau balita tidak menyukai rasa pedas. Jadi, perlu memisah porsi makanan ketika memasak. Cukup melelahkan ya moms!

Tetapi kemampuan setiap balita dalam menerima rasa pedas sebuah makanan itu berbeda. Ada yang sejak usia 1 tahun sudah bisa menerima makanan dengan rasa pedas. Tetapi ada pula balita usia 1 tahun keatas dia akan menangis setelah merasakan rasa pedas.

Baca juga: Delicious Fried Duck

Padahal nih moms kalau seorang bayi bisa dengan mudah makan dan menerima rasa pedas itu seru banget loh. Soalnya kenapa? dia bakal lebih fleksibel kalau dikasih makan apa aja.

Tips Supaya Anak Balita Suka Makan Pedas

Cara memperkenalkan atau mengajari anak balita makan pedas harus pelan-pelan ya moms. Kebanyakan tipikal balita membutuhkan sentuhan, sugesti yang pelan untuk mengenalkan hal baru, termasuk makanan dengan rasa pedas.

Nah di bawah ini merupakan salah satu tips dan bisa dijadikan sebagai langkah untuk megenalkan masakan dengan rasa pedas untuk anak balita:

  1. Memberikan masakan yang berbumbu, terutama dengan bahan bumbu dasar yaitu bawang merah dan bawang putih yang dihaluskan. Kenapa demikian? karena bumbu tersebut mempunyai rasa yang kuat dilidah
  2. Lakukan hal di atas selama 1-3 bulan, jangan langsung memberikan cabai terutama cabai rawit. Jumlah bawang yang diberikan juga diberikan berangsur-angsur. Contohnya 1 bulan awal hanya 4 siung, kemudian bulan kedua 5 siung dan seterusnya. Tergantung jumlah dan porsi masakan
  3. Setelah anak bisa menerima bumbu halus berupa bawang merah dan bawang putih, pakai komponen bumbu yang lain seperti jahe, lengkuas, merica, dll.
  4. Buat olahan masakan yang berbumbu tanpa cabai terkebih dahulu
  5. Jika anak sudah terbiasa dengan masakan yang berbumbu, kemudian pakai terlebih dahulu cabai kriting
  6. Penggunaan cabai kriting harus dibuang isinya, sesuaikan dengan kemampuan anak ya moms. Berikan selama 1-2 bulan
  7. Kemudian beri cabai keriting 1 buah saja tanpa membuang isinya. Kenapa memilih cabai keriting? karena cabai jenis ini tidak begitu pedas. Jenis cabai rawit kecil lebih pedas daripada cabai keriting
  8. Kemudian, kenalkan anak dengan cabai rawit kecil dengan cara memberikan cabai rawit 1 buah saja ke dalam bumbu masakan
  9. Lakukan kembali lagkah di atas yaitu mengenalkan berangsur angsur, awalnya hanya dengan 1 buah cabai rawit selama 2 bulan
  10. Jika sudah sesuai berhasil, tambahkan kembali 2 buah cabai dan sesuaikan dengan kemampuan anak

Semua dilakukan perlahan, tanpa melakukan paksaan terhadap anak. Karena kemampuan anak berbeda ya moms. Jika anak menolak maka jangan diteruskan.

Namun jika masih penasaran dan sangat ingin anaknya mau menerima makanan dengan rasa pedas maka cara di atas bisa dilakukan ya moms, tapi dengan perlahan. Mengajari anak dengan lemah lembut tanpa adanya paksaan.

Selamat mencoba!
September 03, 2024 No komentar

 Kerja Remote Sambil Momong Toodler: Gimana Caranya?

Kerja remote adalah impian banyak orang. Terutama untuk ibu-ibu muda yang sudah memiliki anak toodler. Mengapa harus menunggu anak toodler dulu baru bisa kerja remote? karena usia pada usia toodler anak sudah bisa mandiri dan lebih tertarik untuk eksplor daripada nempel sama Mamanya.

Pekrjaan remote disini adalah cara bekerja yang tidak stay di kantor, jadi kerjanya bisa di rumah, di cafe, di taman, dll. Pasca covid19 style kerja remote semakin digemari. Jenis kerja remote ada banyak, dari input data, menulis artikel, edit video, design grafis, dll.

Sebenarnya cara yang paling mudah adalah dengan cara membawa sikecil ke luar rumah. Bisa minta bantuan suami atau orang tua untuk membawa si kecil ke taman bermain.


Tapi, keadaanya akan berbeda ketika mama hanya tinggal bertiga dalam satu rumah, yaitu hanya dengan suami dan sikecil. Jadi mau tidak mau sikecil akan terus nempel sama mama. Ada cara lain yang bisa dimanfaatkan untuk mencuri waktu bekerja remote sambil momong sikecil.

Tutorial Kerja Remote Sambil Momong Toodler

Dari sekian banyak jenis pekerjaan remote yang akan dibahas disini ada dua berdasarkan pengalaman penulis yaitu menulis artikel untuk blog dan mengerjakan transkrip. Gimana caranya? simak penjelasan dibawah ini:
  1. Menulis artikel

Cara momong Toodler sambil kerja nulis artikel tergantung pada jumlah target perhari. Jika per hari hanya butuh minimal 2 artikel dengan 500 kata, maka kerja remote bisa dilakukan saat Toodler tidur pada saat siang atau malam hari.

Namun, target lebih dari yang diatas maka bisa dicicil, pada saat Toodler tidur siang hari harus bisa selesai 2 artikel dan 3 artikel saat Toodler tidur di malam hari. Bagaimana mudah bukan?

2. Transcript audio dan video ke text

Pekerjaan remote yang kedua adalah transcript audio dan video ke text. Jenis pekerjaan ini membutuhkan waktu dan konsentrasi yang lebih panjang daripada menulis artikel. Lantas, bagaimana cara mengerjakannya sambil momong Toodler?

Sama halnya dengan menulis artikel, pekerjaan remote jenis ini juga bisa dilakukan saat anak tidur siang dan tidur malam. Jika masih kurang, terpaksa harus memanfaatkan waktu saat sikecil sedang main. Berikan dia mainan, saat dia bermain langsung cicil kerjakan transcript.

Dampak Kerja Remote Sambil Momong Toodler

Sudah jelas yang sangat berdampak ketika kerja remote sambil momong toodler adalah mama akan menjadi kurang tidur. Mengapa demikian? karena mama tidak bisa tidur siang dan tidur malam lebih awal.

Waktu malam yang panjang akan terpakai untuk bekerja karena pada saat itu si Toodler sudah tidur dan mama baru saja bisa fokus dengan pekerjaan remote.


Karena kurang tidur pada saat malam, badan akan lebih capek pada saat siang hari, kepala menjadi sering pusing dan mengantuk saat siang. Itulah yang dirasakan penulis saat sibuk mengerjakan pekerjaan remote setiap hari.

Agustus 14, 2024 No komentar

 How Full Time Mommy Organize Their Time?

Full time mommy in this article related to a family in a home that only consist of father, children, and mother that could be a full time mommy. So, there is no parents, sister, or other people in the home except three. In twenty four hours a full time mommy spent her time to children and husband.

How about his me time? is she ever feel bored sometimes? that is why to be full time mommy is also need to organize time. It has function to manage their daily activity so that well organize although she do not get help from other because her husband is work start from morning and go home in the night.

Read also: working with toddler in the home

Actually, being a full time mommy is so hard because they have to do many things everyday. Sometimes they also meets their children or husband is sick. So, she will be busy. A lot of daily housewife activity like washing clothes, cooking, cleaning, caring her baby or children.

Let's Make Everything Well Prepared

There are so many way to make the activity of full time mommy become simple. She just needs to make everything well prepare. That will make she can organize time and get little bit time to take a rest in the bed. She have to get enough time to sleep, so that she can fully refill her energy to finish so much daily activity of full time mommy.

however, this tips or trick is recommended to apply but looks again how old the age of her children and how much her children? This tips is just to a mother with a toddler, but she can apply this tips also and choose the best one with her life condition.

1. Meal prepare. Shopping in the grocery just two time for a weeks. This tips is also depends on the financial condition. She can also go to grocery one time a weeks but save food in the refrigerator in long way is not healthy. So, two times a weeks is enough. 

For kind of protein like fish, chicken, sea food, etc. She can marinate all and then save in the refrigerator so that when they needs to fry, they can fry directly because the protein is already full of flavor. She can cut the vegetable in the night before sleep for vegetable that she want to eat tomorrow and save in the refrigerator.

2. Washing the clothes two times a weeks. Do not wait until in the weekend or just washed one time a weeks because it will make she become tired after wash so much clothes or when there is a leisure time she can wash the clothes minimally two times a weeks.

3. Buying online all supplies. When the home is far from shop or grocery store and she is lazy to go outside home for buy the supplies, she can buy it online. Sometimes, people does not have transportation to go somewhere and then they have to walk far away.

Read also: Delicious Fried Duck

Buy it online, Do not walk in far away because it can make her tired. Full time mommy have to care with her healthy so that she can take care of her child and husband. Buy it online is the simple way to manage the time become efficient.

4. Sleep when your child sleep. Do not finish the task when the child is sleep. Full time mommy need to sleep enough to refill her energy. It is impossible to sleep when the child is awake. So, when the child sleep in the afternoon, she have to sleep together with her child.

Although just two hours, it is so important time to sleep for full time mommy. Sometimes, toddler will sleep around one until two hours in the afternoon. Teach the child to have sleep routine in the afternoon so that full time mommy can sleep following the child.

5. Teaching the children to do many activity by herself. It will make full time mommy happy when the children can do many activity by herself since they are toddler like eat, go to toilet, clean the room, wear clothes, ect. When the children can do that activity byherself, a full time mommy can finish other jobs. So, the time for take a rest can come earlier.

Full time mommy can follow the tips above to manage her time become efficient. However, the tips is flexible depends on the family condition. That tips is just created for make the full time mommy activity well prepared everyday. So, let's try the tips above. See you in the next article!

Mei 13, 2024 No komentar
Older Posts

Assalamualaikum moms,

Assalamualaikum moms,
Selamat datang di blog Yusi Lingua's Diary. Seorang ibu rumah tangga juga masih bisa berkarya dan produktif dari rumah. Blog ini berisi info parenting dan pengalaman remote working dari saya

Labels

Kebudayaan kuliner Parenting Review Produk Viral Wisata working remote

recent posts

Created with by ThemeXpose